Kamis, 16 Januari 2014

Memahami Diri



                     
                                                             Untuk kalangan sendiri

                                                                                                                     
                                                              
                  MEMEHAMI DIRI YANG SEJATI



Ketika kita telah mengambil sikap yang kita pilih dalam Meditasi, cobalah ambil nafas dengan rilex, sadari nafas masuk dan keluar dengan apa adanya, jangan hendaknya dipasakan. Sebelum masuk lebih jauh kedalam meditasi, lakukan doa dari dalam hati dengan penuh cinta kasih, saya berdoa :
Semoga Tuhan Damai
Semoga para dewa damai
Semoga Guru-guru agung dan para Nabi Damai
Semoga semua Leluhur Damai
Semoga semua Makhluk Damai
Semoga Jagad Semesta Damai
OM, Loka Samasta Sukino Bhawantu
                          
Selanjutnya Meditasi, kita lanjutkan dengan bertanya dalam diri kita sendiri “ Siapakah saya ini? dari  manakah asal saya ini ? tetaplah bertahan dalam tenang, kemudian lanjutkan katakan dalam hati, aku bukanlah badan, badan ini hanyalah kendaraan saya.., untuk melakukan kehidupan saya di dunia ini, saya juga bukanlah pikiran, karena pikiran saya adalah alat untuk mempermudah jalan hidup saya di dunia. Tapi saya adalah Jiwa, setitik cahaya yang bersemayam di tengah- tengah dahi saya, dan saya adalah Energi yang memberikan kekuatan pada tubuh saya, saya adalah Energi…, pusatkan pikiran pada titik diantara kedua alis dan bayangkan ada cahaya yang besarnya setitik air. Oh inilah sejatinya saya, hanya setitik cahaya, inilah yang disebut sang Atma, yang memberikan kehidupan buat saya…
Tetaplah pertahankan perhatian pikiran pada cahaya yang kecil itu, tapi jika tidak dapat melihat cahaya itu dengan pikiran, tidak apa, tetaplah diam dalam tenang, perhatikan nafas masuk dan keluar dengan santai.
Lakukan pertanyaan dalam hati berulang-ulang, ingat pusatkan perhatian pada setitik cahaya bila dapat, jika tidak tidak apa-apa, tetapi tetap dalam tenang dan waspada selalu terhadap pikiran, karena pikiran cepat liar berkeliaran, bila itu terjadi maka cepatlah kembali pada nafas masuk dan keluar dengan tenang. Lakukan meditasi kesadaran diri ini sebatas kemampuan, jangan memaksa untuk segera dapat sampai pada jawaban yang ditanyakan pada diri, jaga kesabaran diri, mampu atau belum pada awal medetasi untuk memahami diri secara mendalam bukanlah ukuran, yang terpenting tetap lakukan meditasi kesadaran diri ini secara kontinu, jangan cepat puas dan cepat putus asa…,Semoga Semua Makhluk Berbahagia
                                                                             

Tidak ada komentar:

Posting Komentar